IMM
BERCAKAP
Oleh:
HANA
FAIRUZ OCTAVIA WAHYU SUBANU
Dewasa ini kita sudah
tidak lagi mendengar ketiga kata tersebut, baik di dalam situasi apapun.
Pekerjaan, pendidikan, organisasi atau yang lainnya. Kata-kata tersebut seolah
sudah hilang tertelan oleh perkembangan zaman yang ada. Tertelan oleh
percampuran budaya yang mengakibatkan perubahan kebiasaan sikap, sifat dan
perilaku kita sehari-hari. Hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi tapi
ternyata terjadi juga, Hal-hal yang ingin kita hilangkan tapi malah melekat
pada diri kita. Yang akhirnya membuat kita menjadi lupa akan etika
berkomunikasi, lupa akan budaya kita dan lupa akan adat serta norma-norma yang
berlaku pada kehidupan kita.
Semua yang akhirnya
dianggap “biasa saja” dan menjadi suatu kebiasaan. Pernah saya mengalami
hal-hal semcam itu. Pada suatu ketika saya sedang disibukkan dengan seuatu yang
penting dan semuanya serba deadline. saya mulai mencicil tugas saya satu
persatu agar cepat selesai. Saat saya sedang mncicil suatu tugas ada satu orang
teman saya yang men-chat saya. Dia chat seperti ini “bantuin kerjain tugas gue
dong han” kalimat yang terlihat sepele dan biasa saja tapi membuat dampak yang
sangat luar biasa. saya yang sedang lelah dengan tugas seketika merasa kesal.
Saya memutuskan untuk diam sejenak dan setelahnya membalas chat teman saya
“yukk mana sini gue bantuin”. setelah selesainya tugas tersebut dia hanya
membalas “oke,udah selesai. Dah hana”.
Saya yang membaca pesan
tersebut langsung terdiam dan memilih untuk tidak melanjutkan tugas saya karena
sudah tidak “mood” lagi. Dari kejadian itu saya memikirkan apa salah saya
hingga dia memberikan respon seperti itu? Setelah saya cari tahu, ia seperti
itu bukan hanya kepada saya saja, tetapi kepada yang lainnya pun juga. Dari
situ saya mempelajari dan memahami, bahwa hal-hal seperti itu menjadi kebiasaan
bagi setiap orang karena tidak ada yang memberikan peringatan atau edukasi
kepada orang tersebut tentang pentingnya menerapkan etika berkomunikasi saat
sedang melakukan kegiatan komunikasi kepada orang lain dan memberi tahu bahwa
hal tersebut adalah hal yang salah dan tidak biasa.
Karena, kita tidak
pernah tahu apa yang sedang orang lain itu rasakan, apa yang sedang orang lain
itu alami, dan hal-hal lainnya. Siapa tahu saat kita sedang melakukan hal-hal
tersebut kepada lawan bicara kita, dan lawan bicara kita sedang memiliki
masalah yang besar yang sedang ia hadapi sendirian. Maka dari itu kita perlu
menggunakan kata-kata atau kalimat yang menyenangkan dan sopan untuk dapat
menunjukkan rasa menghargai dan menghormati kita kepada lawan bicara kita.
Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari pembahasan ini dan mulailah
menerapkan hal-hal kecil tersebut kedalam kehidupan kita sehari-hari. Semangatt
selalu dan have a nicee day.. see u..
Uuu uu waww
BalasHapus